Mewujudkan Indonesia Damai dengan Wawasan Kebangsaan

Wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia dalam mencapai tujuan nasionalnya, salah satu tujuan nasional adalah mempertahankan negara. Sebagai warga negara Indonesia sebenarnya kita dituntut untuk berpikir, betindak dan bersikap secara utuh untuk kepentingan  bangsa dan negara. Implementasi wawasan kebnangsaan  pada bidang pertahanan dan keamanan negara antara lain seperti menumbuhkan cinta tanah air dengan perwujudan bela negara yang merupakan modal utama bangsa untuk menghadapi ancaman. Berbagai ancama terhadap ketahanan negara sudah banyak terjadi di Indonesia terutama berkaitan dengan terorisme.

Aksi terorisme yang saat ini semakin canggih dengan memanfaatkan semua yang ada di dunia maya merupakan tantangan bagi generasi muda untuk mempertahankan negara. Melalui pemahaman yang benar mengenai wawasan kebangsaan diharapkan generasi  muda dapat menganggulangi aksi terorisme salah satunya dengan menjadi duta damai. Perkembangan media sosial dengan pengguna sebagian besar adalah kalangan generasi muda bertanggung jawab dalam pencegahan terorisme. Duta damai sebagai salah satunya dapat memerangi terorisme melalui konten-konten positif yang bisa disebarkan di dunia maya.

Duta damai dapat memanfaatkan komunitas di kalangan pemuda untuk memberikan cara pandang yang benar mengenai wawasan nusantara. Menebar keindahan keberagaman, saling toleransi antar pemeluk agama dan menghindari tindakan rasis adalah berbagai hal yang dapat dilakukan duta damai dan disebarkan kepada anggota komunitas sekitar untuk memberikan sosialisasi dan pencegahan terhadap terorisme.  Selain memanfaatkan komunitas sekitar, mengajak pemuda untuk lebih aktif di dalam masyarakat juga bisa dilakukan untuk menghindari pemuda “galau”. Pemuda yang galau ini akan lebih mudah dikaderisasi atau dimasuki paham-paham radikal oleh teroris. Berbagai serangan teroris pada tahun 2016 ini kebanyakan dilakukan oleh pemuda, nah inilah contoh pemuda “galau” yang akhirnya dicekoki oleh paham-paham radikal.

Melihat pola penyerangan para teroris untuk akhir-akhir ini mereka menyerang aparat kepolisian. Kepolisian yang dianggap dapat melindungi warga mendapatkan serangan bertubi-tubi di berbagai daerah oleh teroris dengan tujuan apabila aparat kepolisian ini melemah maka masyarakat akan lebih mudah dimasuki oleh teroris. Nah salah satu ancaman mengenai pertahanan negara seperti ini seharusnya diwaspadai oleh masayarakat terutama generasi muda melalui dunia maya.

Mengingat perjuangan para pejuang dalam memerdekakan bangsa Indonesia, ada baiknya jika mulai saat ini kita berusaha untuk mempertahankan negara dimulai dari cara yang sangat sederhana. Menjadi duta damai bagi keluarga yang kemudian menyebarkan pengaruh positif ke dalam masyarakat sekitar merupakan cara yang sederhana yang dapat kita lakukan sehari-hari. Menjadikan Indonesia damai bukan hanya tugas pemerintah, aparat atau segelintir orang yang menjadi duta damai tetapi tugas kita semua sebagai warga negara Indonesia yang memiliki wawasan kebangsaan.

Related Post

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *