Pesepak Bola Muslim di Eropa

Sumber:waspada.co.id

Pesebak bola Muslim di Eropa menjadi sorotan media beberapa waktu. Memasuki tanggal 1 Ramadhan dalam kalender Hijriyah, umat Islam di belahan dunia manapun diwajibkan untuk melaksanakan rukun Islam yang ketiga, yaitu ibadah puasa. Dalam ajaran islam, bagi orang muslim yang sudah cukup umur, wajib hukumnya untuk berpuasa penuh selama sehari. Kewajiban tersebut tidak lantas kemudian menjadi gugur karena suatu pekerjaan yang digeluti oleh seorang muslim.

Nah, begitu juga dalam dunia sepak bola. Ketika ada seorang muslim yang menjadi pemain sepak bola profesional, jika sudah memasuki waktunya berpuasa, maka ia wajib untuk menjalankannya. Kalau kita amati, yang menjadi kiblat dari permainan si kulit bundar adalah di tanah Eropa. Setiap pemain yang mempunyai mimpi untuk menjadi pemain sepak bola beken, maka pasti yang menjadi rujukan adalah bermain untuk klub-klub di eropa sana.

Menjalankan ibadah puasa di tengah-tengah sedang menjalani kompetisi pertandingan, tentu saja membutuhkan tenaga dan semangat yang lebih dari biasanya. Sebagai pemain profesional dan seorang muslim sejati, mereka harus mematuhi dua kewajiban sekaligus dalam satu waktu yang bersamaan.

Di bawah ini ada beberapa pemain sepak bola muslim profesional yang mempunyai karir cemerlang di kancah Eropa:

  1. Paul Pogba

Paul Pogba merupakan salah satu andalan dari timnas Perancis dan juga tim Manchester United. Ia merupakan pemain kelahiran Perancis yang berposisi sebagai pemain tengah. Pogba termasuk seorang muslim sejati. Ketika kompetisi sedang libur, ia bersama keluarganya menyempatkan diri untuk umroh ke tanah suci Mekkah. Hal ini terbukti dari unggahan di akun media sosialnya. Pada ajang World Cup 2018 yang lalu, kejuaraan tertinggi dari sepak bola ini digelar pada waktu umat muslim di dunia sedang menjalani bulan puasa. Sehingga, Pogba menjalankan dua kewajiban dalam satu waktu.

Sumber: cnnindonesia.com
  • Riyad Mahrez

Saat ini, Mahrez sedang membela tim Manchester City. Ia merupakan salah satu penyerang sayap yang sangat lincah, dan biasa menyisir dari pinggir lapangan untuk kemudian mengirim umpan matang ke depan gawang. Sebelum bergabung ke tim Manchester Biru, ia terlebih dahulu membela Leicester City dan memenangkan trofi tertinggi di tanah Inggris. Mahrez merupakan pemain kebangsaan Aljazair yang dilahirkan di Perancis, dimana di negara asal kedua orang tuanya, Aljazair agama Islam termasuk agama mayoritas. Mahrez juga terkenal sebagai seorang muslim yang taat, bahkan ia juga pernah melaksanakan ibadah umroh.

Sumber: sport.detik.com
  • Mohamed Salah

Salah merupakan salah satu penyerang andalan yang dimiliki oleh Liverpool. Ia bersama Sadio Mane dan juga Roberto Firmino menjadi trio yang mematikan bagi tim lawan. Salah dilahirkan di lingkungan mayoritas beragama Islam. Setiap kali ia mencetak gol, selebrasi yang dilakukan dengan posisi sujud di di lapangan. Hal ini mengingatkan kita akan posisi sujud ketika sedang shalat. Selain menjadi pemain kunci bagi klubnya, ia juga merupakan pahlawan sepak bola bagi negaranya, Mesir. Berkat dua golnya ke gawang Kongo ketika kualifikasi Piala Dunia 2018 yang lalu, Mesir akhirnya bisa lolos ke piala dunia untuk pertama kalinya selama 28 tahun terakhir.

Sumber: cnnindonesia.com
  • Sadio Mane

Selain Mohamed Salah, salah satu penyerang terbaik yang dimiliki oleh Liverpool dan juga salah satu yang tertajam di Liga Inggris adalah Sadio Mane. Pemain berkebangsaan Senegal ini menempati posisi sayap, baik di klub maupun di timnas. Mane juga merupakan pemain terbaik Afrika pada 2019 lalu. Mengalahkan dua pemain Afrika lainnya yang juga bermain di kompetisi Liga Inggris, yaitu Mohammed Salah dan Riyad Mahrez. Selain termasuk muslim yang taat, di tempat kelahirannya di Senegal, ia merupakan anak dari pemuka agama. Sehingga sejak kecil, Mane memang terlatih untuk rajin melaksanakan kewajibannya. Bahkan baru-baru ini, ia mendirikan Masjid di kampungnya, sehingga umat Muslim di sana bisa beribadah dengan nyaman.

Sumber: sport.detik.com
  • Mesut Ozil

Mesut Ozil menjadi bagian dari kesuksesan Timnas Jerman saat memenangkan tropi World Cup 2014 yang lalu. Ia menjadi salah satu andalan lini tengah Timnas Jerman. Dalam beberapa tahun terakhir, Ozil termasuk ke dalam pemain top assist di kompetisi teratas di Eropa. Mesut Ozil bisa dikatakan seorang muslim yang taat. Cristiano Ronaldo, rekan setimnya ketika masih membela klub Real Madrid, selalu mengingatkan Ozil ketika ia lupa membaca kalimat Basmalah sebelum memulai pertandingan. Selain itu, ia juga tidak lupa berdo’a setiap kali memasuki lapangan, hal lumrah yang selalu dilakukan oleh umat Muslim dimanapun. Baru-baru ini, ia menyumbangkan sejumlah uang untuk dipergunakan kepada korban Covid-19 di Turki.

Sumber: liputan6.com
  • Franck Ribery

Nama Franck Ribery tidak bisa lepas dari salah satu klub liga teratas di Jerman, Bayern Munchen. Sebelum ia pindah ke klub Italia, Fiorentina. Ribery merupakan sayap lincah yang menjadi pemain kunci di klubnya. Ia bersama Arjen Robben, seringkali merepotkan tim lawan lewat kaki lincahnya yang menyisir di dua sisi lapangan. Selain sebagai pemain hebat nan lincah, Ribery juga termasuk muslim yang taat. Sebelum memeluk agama Islam, Ribery merupakan seorang Kristiani, yang kemudian pindah agama setelah mengettahui Islam dari kekasihnya yang kemudian menjadi istrinya. Pemain yang mendapatkan nama Bilal Yusuf Mohamed ini tidak terbiasa meminum minuman bir.

Pernah suatu ketika sedang merayakan keberhasilannya menjuarai kompetisi, dengan iseng ia disiram dengan bir oleh rekan setimnya, tentu saja hal ini membuatnya marah. Biasanya, Ribery menggantinya dengan meminum air putih. Ribery juga merupakan salah satu penggagas dibangunnya masjid di sekitar stadion milik klub tersukses di Jerman tersebut. Ia juga menyumbangkan sebagian pendapatannya untuk pembangunan masjid. Ribery ingin para pengunjung dan juga suporter bisa melaksanakan kewajibannya dengan tenang, terutama shalat jum’at.

Sumber: tirto.id

Tentunya masih banyak pemain-pemain muslim lainnya, yang patut kita contoh. Ada banyak hal yang bisa kita tiru, selain profesionalitas mereka melaksanakan dua kewajibannya dalam satu waktu yang bersamaan. Total waktu mereka melaksanakan ibadah puasa dalam sehari juga pastinya berbeda dengan di Indonesia. Selamat melaksanakan ibadah puasa bagi teman-teman muslim semuanya, semoga barokah dan lancar hingga sebulan penuh.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *