Opini

Mengabdi & Merajut Asa di Pedalaman Samudra

“Percuma Anda menimba ilmu setinggi langit, tetapi enggan tuk menyapa bumi tempatmu berasal,” Yoga Dirgantara Tepat di hari yang begitu berkesan itu, saya berkesempatan melihat kembali salah satu surga dunia yang tersembunyi dan mengabdi di sana. Ya, surga tersebut adalah Aceh. Daerah yang pernah sebelumnya disinggahi untuk sekadar melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran di tengah kuatnya harmonisasi...

Profil Buya Hamka: Ulama Besar & Pahlawan Nasional

Abdul Malik Karim Amrullah atau sering kita kenal dengan sebutan Buya Hamka merupakan sosok ulama Indonesia. Pria berkelahiran kabupaten Agam, Sumatra Barat itu, tidak hanya seorang ulama saja. Namun, beliau adalah seorang ulama besar, filsuf, dan sastrawan Indonesia. Mendengar sosok Buya Hamka, memang tak asing di telinga masyarakat Indonesia, karena karya-karya nya yang luar biasa...

R20 Menggagas Agama Damai dan Solutif?

Terselenggaranya R20 di Bali membuka harapan baru bagi masa depan agama. Secara sederhana, tema besar yang diusung tidak lain bagaimana agama menjadi solusi krisis dunia. Selain hal tersebut, forum yang diselenggarakan pada 2-3 November lalu juga dimaksudkan untuk mengakhiri konflik atas nama agama. Bertemunya para pemuka agama itu dan kesediannya berdialog tentu membawa angin segar...

Filosofi Merantau Suku Minangkabau, “Dima Bumi Dipijak, Disinan Langik Dijunjuang.”

Tradisi merantau adalah suatu hal yang lazim bagi masyarakat Minang atau Minangkabau di Sumatera Barat. Tradisi migrasi yang terdapat di suku Minang terkait dengan sistem matrilineal. Sistem kekerabatan Minangkabau didasarkan pada garis keturunan ibu. Salah satu pepatah Minangkabau yang sudah akrab di telinga kita ialah, "Dima Bumi Dipijak, Disinan Langik Dijunjuang." Pepatah tersebut, hakikatnya mengajak...

Bhineka Tunggal Ika

Tantangan Indonesia dalam Menjaga Kemajemukan

Indonesia merupakan negara dengan berbagai macam jenis penduduk. Mulai dari ras, agama, suku, bahasa, adat istiadat, dan lain halnya. Ini menjadikan Indonesia sebagai negara yang memiliki kemajemukan yang begitu beragam. Pengkhotbah Idul Adha pada Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamaruddin Amin, dalam khotbahnya mengatakan bahwa Indonesia adalah negara yang paling beragam di dunia dengan budaya, suku, dan...

Bahaya dan Ancaman Penyebar Berita Bohong (Jurnaslis)

Bahaya dan Ancaman Penyebar Berita Bohong

Duta Damai Yogyakarata, Opini - Berita palsu yang erat dikenal dengan kata hoax merupakan fenomena media kontemporer dengan implikasi global yang signifikan. Ini mengacu pada setiap berita atau informasi yang disebarluaskan tanpa memperhatikan fakta, verifikasi, dan prinsip jurnalistik yang menjunjungnya. Di era di mana jurnalisme sedang mengalami perubahan besar, berita palsu telah menjadi tantangan...

Pancasila

Menghidupkan Kembali Pancasila

Menghidupkan Kembali Pancasila - Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa adalah jiwa sekaligus landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Lima sila yang tercantum dalam Pancasila menjadi perwujudan dari nilai-nilai yang dianut oleh rakyat Indonesia. Sehingga dalam pengimplementasiannya Pancasila seharusnya hadir dalam setiap bentuk kebijakan pemerintah, kehidupan bermasyarakat, pelajaran di sekolah, hingga tutur kata dan tindakan...

perdamaian

Perdamaian di Era Global

Selama ratusan bahkan ribuan tahun lamanya, manusia hidup dalam lintasan konflik dan perang. Mulai dari adu kekuatan fisik hingga adu kekuatan non-fisik. Manusia tidak berhenti untuk bertikai untuk mencari kekuasaan dan kedigdayaan atas manusia lainnya. Kini, manusia berkonflik dengan beragam rupa dan bentuk. Terbaru, manusia tidak lagi berperang dengan menggunakan senjata atau adu jotos. Manusia...

Makna Kedamaian Dalam Beragama

Makna Kedamaian Dalam Beragama

Duta Damai Yogyakarta, Opini - Toleransi beragama sangat penting dalam masyarakat pluralistik. Namun, terlepas dari perbedaan mereka, kelompok yang beragam dapat berbagi nilai-nilai dasar yang menjadi dasar agama dipraktikkan nilai-nilai seperti menghormati kehidupan, kebaikan terhadap orang asing, keadilan, kebebasan, dll. Yang diperlukan sekarang bukan hanya mentolerir perbedaan perspektif, tetapi menghargai dan menghargai tradisi keyakinan...

Filosofi Kucing

Filosofi Kucing: Apakah Kucing Lebih Baik daripada Manusia?

Filosofi Kucing: Apakah Kucing Lebih Baik daripada Manusia?- Mayoritas dari kita pasti percaya bahwa manusia dan kucing itu berbeda. Kita kerapkali berpikir bahwa manusia merupakan spesies yang lebih baik daripada kucing karena kecerdasannya. Tidak seperti kucing, kita dianggap sudah bisa membedakan sesuatu yang baik atau buruk. Bahkan manusia disebut mampu menahan naluri kehewanannya demi menciptakan...