Kritik Santun Demi Anak Muda

Pendidikan Ideal

Kritik Santun Demi Anak Muda

Kritik santun itu penting untuk masa depan anak muda. Hakikatnya keberlangsungan sebuah bangsa ada di tangan anak muda.

Anak muda merupakan tonggak pemersatu bangsa adalah bukan sebuah isapan jempol. Bukan hanya pemersatu, tetapi agen perdamaian dunia. Pertanyaannya adalah, anak muda yang seperti apa? Kota mengenal banyak jenis anak muda dengan segala polah dan tingkahnya.

gathering Duta Damai Yogyakarta 2021

Anak muda tumbuh dengan segala tantangan. Semakin dia besar, semakin banyak tantangan menghadang. Mereka tak bisa lepas dari menerima kritikan, pujian dan nasihat.

Siapa pun dia, selalu membutuhkan petuah. Kehadiran penuh inilah yang kelas akan merekonstruksi jati diri dan cara berpikir supaya bergerak kearah yang lebih progresif dan berkembang secara bijaksana.

Kritik Santun Demi Anak Muda

Anak muda tak akan tegap lurus tanpa adanya dorongan dari orang-orang penting. Juga tak mungkin melangkah kedepan bilamana seorang diri saja tanpa dukungan doa dan kritikan-kritikan membangun yang terus mengiringinya.

Seseorang dalam hidupnya pasti menuai banyak teguran, nasihat, kritikan baik pedas, ataupun manis. Betapapun baiknya seseorang jikalau hidupnya tak ada yang mengawasi benar salahnya dalam melangkah dan berprilaku, pasti akan menemui cacat walau barang sedikit. Maka dalam hal ini betapa penting yang namanya ‘kritikan’.

Baca juga Anak Muda dan Media Sosial

Terlebih anak muda yang idealism dan egonya masih sangat tinggi sehingga perlu sekali arahan dan bimbingan, baik dari orang tua, guru, serta orang bijak lainnya. Hal ini penting, mengingat anak muda memiliki pikiran dan jiwa yang masih cukup labil. Mereka perlu pagar-pagar yang membatasinya antara yang baik dan buruk. Supaya kelak tidak kebobolan atau terjerumus kepada hal-hal yang tidak semestinya.

Kritikan Adalah Cambuk Semangat

Kritikan bukanlah sesuatu hal yang mengerikan, namun kritikan ialah sebagai suplemen dan pengawas diri. Selain itu, alangkah baiknya kita menerima dengan lapang dada jika mendapati kritikan. Pahamilah kritikan yang kita terima, lalu ambil yang baiknya dan abaikan kritikan yang sekiranya menjatuhkan. Hal yang utama, jika kita menerima sebuah kritikan yang tidak baik atau malah menjerumuskan, maka biarkanlah saja tidak usah risau, karena pada hakikatnya mereka sedang menjerumuskan dirinya sendiri.

Kritik yang cerdas adalah kritik santun yang membangun, yang punya solusi.

Dalam sebuah pepatah hikmah disebutkan,“ Bila kritikan itu benar, tentu merujuk kebenaran lebih baik dari pada ngeyel diatas kesalahan. Bila kritikan itu tidak benar, cukup kita tepis dengan adab dan sopan santun, tidak perlu marah-marah atau tersinggung.” (Ust. Badrusalam, Lc)

Anak muda harus bisa mengkritik dan mau dikritik. Kritik santun selalu hadir demi kemajuan benih yang tengah tumbuh. Dari kritikan itu kelak akan panen petuah hidup.

Share this post

Comment (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.