Pemimpin Bangsa Kita, Apa Kabar?

jokowi

Pemimpin Bangsa Kita, Apa Kabar?

Pemimpin bangsa adalah orang yang berpengaruh sebagai tonggak perubahan bangsa menuju ke arah yang seperti apa, pastinya berupaya menjadikan bangsa atau orang-orang yang dipimpinnya menjadi pribadi yang baik, maju dan berkarakter.

Masyarakat yang baik juga tidak terlepas dari peran pemimpinnya yang senantiasa melayani rakyatnya dengan ikhlas, sabar dan berusaha semaksimal mungkin, sebaliknya juga rakyat memberikan dukungan positif dan tidak berprasangka buruk kepada pemimpinnya. Namun di zaman sekarang banyak pemimpin yang tidak bertanggung jawab serta mementingkan kesenangan pribadinya masing-masing.

BACA JUGA: Pancasila Cerminan Ajaran Kitab Suci?

Sosok Pemimpin Perlu Memiliki Sifat Dasar Ini

Maka kita harus bagaimana agar memiliki pemimpin bangsa yang baik dan benar serta tidak hanya mementingkan perutnya saja?  untuk mengetahui karakteristik pemimpin yang benar seharusnya kita memperhatikan penjelasan menurut beberapa para ahli:

Seorang pemimpin sepatutnya mempunyai sifat dan karakteristik yang khas, di antaranya yaitu (Hakiem, 2003):

  • Peka terhadap lingkungannya, harus mendengarkan saran-saran dan nasehat dari orang-orang di sekitarnya.
  • Dapat menjadi teladan dalam lingkungannya.
  • Selalu bersikap dan bersifat setia kepada janjinya, kepada organisasinya.
  • Mampu mengambil keputusan, harus pandai, cakap dan berani setelah semua faktor yang relevan diperhitungkan.

Berdasarkan ciri dari teori kepemimpinan (traits theory), juga ada beberapa ciri yang sudah sepatutnya dimiliki oleh seorang pemimpin yang ideal, yaitu (Siagian, 2003):
a. Pengetahuan umum yang luas.
b. Kemampuan untuk tumbuh dan berkembang.
c. Kemampuan analitik.
d. Sifat inkuisitif atau rasa ingin tahu.
e. Keterampilan berkomunikasi secara efektif.
f. Kemampuan menentukan skala prioritas.
g. Rasionalitas.
h. Keteladanan.
i. Ketegasan.
j. Orientasi masa depan.

Peran dan Tanggung Jawab Seorang Pemimpin Memerlukan Kecakapan Intelektual

Pemimpin Bangsa
Pemimpin Bangsa

Dari karakteristik di atas itulah kita dapat mengetahui bahwasanya pemimpin hendaknya mempunyai kemampuan serta keahlian yang mumpuni, serta lebih baik dibanding orang-orang yang dipimpinnya. Keahlian ini dapat tercermin baik dari tingkah laku, sifat, serta tindakan. Selain itu, juga ada pendapat lain terkait pemimpin yang baik. Berikut ciri-cirinya:

  1. Memiliki tanggung jawab seimbang, keseimbangan yang dimaksud adalah antara tanggung jawab terhadap pekerjaan yang dilakukan dan tanggung jawab terhadap orang yang melaksanakan pekerjaan tersebut;
  2. Model peranan yang positif, peranan dalam hal ini merupakan tanggung jawab, perilaku, atau prestasi yang diharapkan dari seseorang yang memiliki posisi khusus tertentu;
  3. Mempunyai keterampilan komunikasi yang baik, pemimpin yang baik harus bisa menyampaikan ide-idenya secara ringkas dan jelas, serta dengan cara yang tepat;
  4. Memiliki pengaruh positif, pemimpin yang baik memiliki pengaruh dan menggunakan pengaruh tersebut untuk hal-hal yang positif;
  5. Memiliki kemampuan untuk meyakinkan orang lain, pemimpin sukses adalah pemimpin yang dapat menggunakan keterampilan komunikasi dan pengaruhnya untuk meyakinkan orang lain terhadap sudut pandangnya serta dapat memberikan arahan yang strategis dan tanggungjawab kepada mereka secara keseluruhan dan sesuai.(Pulungan, 2001).

Namun, belakangan ini penjelasan di atas tidak sepenuhnya benar, mengapa? karena sudah tidak adanya kepercayaan rakyat terhadap orang yang memimpinnya dan sebaliknya pemimpin yang kerapkali terkena berbagai kasus seperti korupsi, penipuan dan sebagainya.

BACA JUGA: Urgensi Kesehatan Bagi Kelompok Marjinal

Semakin Banyak Pemimpin Bangsa Tanpa Integritas Moral

Politician holding a mask in front of his face speaking to a large crowd of people. (Used clipping mask)

Untuk menguatkan statement  tersebut, maka berikut contoh kasus terbaru yang mana seorang Gubernur Jambi melakukan tindak pidana suap.

Dilansir dari Detik.com, Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola berharap putusan majelis hakim segera berkekuatan hukum tetap (inkracht). Zumi Zola dihukum 6 tahun penjara karena terbukti menerima gratifikasi dan memberikan suap ke DPRD Jambi.

“Saya terima keputusan hakim dan menghormati semua proses jalannya hukum. Saya berharap JPU juga begitu dan segera inkracht,” ujar Zumi Zola kepada wartawan seusai sidang vonis di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta, Kamis (6/12).

 Dan bagaimana pandangan warga dan masyarakat terhadap kasus zumi zola tersebut?

“Mau artis ataupun ustaz, kalau korupsi ya korupsi,” ujar warga Jambi.

“Biasa saja saya melihat dia tertangkap KPK, kerjanya saja begitu-begitu saja, enggak ada perubahannya di tangan dia. Malah mending yang sebelumnya HBA (Hasan Basri Agus), lumayan Jambi,” ungkapnya.

Lebih jauh, Ade mengatakan, dalam memimpin Jambi, Zumi hanya mengandalkan popularitasnya yang didapat dari dunia hiburan tanpa diiringi kecakapan dalam mengurus birokrasi di daerah.

“Ya gimana, modal artis doang. Itu saja paling alasan orang milih dia, karena popularitasnya. Kalau kerja mah, belum ada hasilnya. Ya tapi namanya korupsi, mau artis ataupun ustaz bisa saja terjerumus korupsi, kalau HBA bagus tuhdia, dulu tak bisa diajak korupsi sepertinya,” pungkasnya. 

“Kalau dia lagi bertemu dengan masyarakat, kalau lagi datang ke acara keagamaan itu sepertinya tak mungkin orang ini korupsi. Tapi kok bisa kena (tangkap) KPK. Saya juga kaget, bingung saya juga,” paparnya saat berbincang dengan Alinea.id di Jambi belum lama ini.

Jelas sekali, itulah salah satu pemimpin yang mungkin khilaf akan perbuatannya. Sebagian orang ada yang menuai kaget  tak percaya dan ada pula yang percaya. Dari itu semua ada sebagian besar dari kita terbawa stigma yang kurang baik terhadap seorang pemimpin dan lebih bahayanya lagi terkadang sebagai masyarakat indonesia sering menganggap para pemimpin negeri ini seperti hal di atas (kasus zumi zola), padahal masih banyak para pemimpin negeri ini yang mampu memimpin dengan baik dan benar dan sangat menjunjung tinggi kecintaan akan negeri ini.

Lalu seperti apa ciri-ciri pemimpin yang baik itu? Berikut adalah karakter yang paling penting dan harus dimiliki oleh seorang pemimpin bangsa :

  1. Konsisten dan membela yang benar
  2. Konsisten menegakkan keadilan
  3. Jujur dan sederhana
  4. Pemimpin yang rendah hati
  5. Tidak serakah dan tidak hidup bermewah-mewah

(Alm) Kh.Irfan Hielmy pendiri Ponpes Darussalam Ciamis mewasiatkan kepada pemimpin (Disampaikan pada Pengajian mingguan Karyawan Pemda di Gedung Negara Kabupaten Ciamis, Tahun 1990):

  • Berlaku adilah dalam memimpin, karena ia akan dinaungi oleh ‘arasy-Nya
  • Bekerjalah sesuai dengan tugasnya dan jangan mengambil hak orang lain, karena ia akan jadi malapetaka di kemudian hari
  • Jangan sepelekan ulama karena ia bisa pincangkan negara
  • Jangan berprasangka buruk terhadap rakyat, karena tanpa rakyat anda bukan siapa-siapa.

Jadi, kita sebagai masyarakat maupun pemimpin hendaknya memperhatikan segala aspek yang dilakukan. Pemimpin yang baik adalah yang bisa memegang amanah dengan sebaik-baiknya serta dapat mejadi wadah bagi orang-orang yang berada dalam kepemimpinannya, bersikap rendah hati, terbuka, serta tidak hanya mementingkan keinginan pribadinya sendiri. Juga sebagai masyarakat haruslah senantiasa menjunjung tinggi rasa kebersamaan, saling menghormati, terbuka, serta tidak mementingkan egoismenya sendiri. Suatu negara akan menjadi maju dan barokah jika dipimpin oleh orang yang benar juga masyarakatnya yang tunduk kepada pemimpin yang benar itu, dan semuanya menjadi sinkron sehingga terciptalah suatu negara yang harmonis, damai, tidak adanya kecurangan, serta terwujudlah cita-cita bersama yang mulia itu.

The Leader is Milestone, Not A Coward in Fame.

Daftar Pustaka

Ainusyamsi, Fadlil Yani. 2015. Asketisme Pendidikan. Bandung: LeutikaPrio.

Hidayat, Faiq. 2018. “Terbukti Korupsi, Zumi Zola Siap Jalani Hukuman Penjara”, https://news.detik.com/berita/d-4332572/terbukti-korupsi-zumi-zola-siap-jalani-hukuman-penjara

Wahidin, Kudus Purnomo. 2018. “Komentar warga Jambi terkait penangkapan Zumi Zola”, https://www.alinea.id/nasional/komentar-warga-jambi-terkait-penangkapan-zumi-zola-b1U3T9cWF

https://etalasepustaka.blogspot.com/2016/05/karakteristik-pemimpin-menurut-para-ahli.html

Share this post

Comments (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *