Definisi Ghosting : Ditinggal Tanpa Kejelasan

Definisi Ghosting : Ditinggal Tanpa Kejelasan

Beberapa waktu belakangan, netizen ramai membicarakan tentang ghosting. Nah kali ini, kita akan membahas tentang definisi ghosting, kira-kira apa itu ? Apakah istilah ini hanya berlaku untuk hubungan asmara saja ? Mari kita cari tahu bersama secara lebih mendalam.

Kita sudah sedikit mengerti bahwa ghosting adalah ketika salah seorang mulai menghentikan komunikasi yang sudah lama dijalin. Terutama dalam hubungan asmara istilah ini sering kita temui. Nah, pelaku ghosting ini­ biasanya sang korban akan meninggalkan korbannya begitu saja tanpa kejelasan. Akibatnya, korban akan bertanya pada dirinya sendiri. Sebenarnya apakah ada sifat atau sikap yang salah pada dirinya. Korban pun akan bertanya-tanya kenapa sih, harus dighosting padahal kan segala sesuatu bisa dikomunikasikan baik-baik. Kalau seperti ini, kira-kira siapa yang salah ya ? Apakah si korban ghosting yang terlalu berharap pada hal yang belum pasti atau salah si tukang ghosting yang nggak ngasih kejelasan dan kepastian ?

Istilah dan definisi Ghosting

Definisi Ghosting

Nah, ghosting ini berdampak negatif buat kesehatan mental si korban. Coba deh bayangin, kalau kamu udah merasa deket dan sayang sama orang, terus yakin banget nih kalau dia memiliki perasaan yang sama, tetapi dia menghilang gitu aja. Apalagi kalau saking bahagianya kamu, kamu udah cerita ke orang-orang terdekat, wah~ sudah sedih dan rasanya pasti malu kalau si dia enggak jadi sama kamu. Kedua, korban ghosting pasti merasa seperti terbaikan dan rendah diri karena dia berpikir bahwa ketika ditinggalkan orang yang dikasihi, merasa tidak lagi berharga. Padahal kan, perginya seseorang itu tidak berarti bahwa hidupmu berakhir, tetapi bagian kisah si dia dalam hidupmu yang berakhir. Korban ghosting bisa merasakan kesedihan yang mendalam karena merasa “ditinggalkan pas lagi sayang-sayangnya”

Kalau dari sudut pandang si tukang ghosting, kira-kira kenapa ya dia melakukan hal jahat seperti itu? Pertama, mungkin dia sebenarnya merasakan adanya ketidakcocokan antara kamu dan dia. Nah tetapi karena dia takut menyakiti hatimu dia jadi pergi gitu aja tanpa bicara jujur soal perasaannya ke kamu. Kedua, mereka merasa telah menemukan seseorang yang lebih baik dari kamu. Makanya kamu ditinggal gitu aja dan si dia tidak memikirkan perasaanmu sama sekali. Ketiga, sebenarnya bisa saja dia belum berani berkomitmen dan mau menjalani sebuah hubungan baru. Entah penyebabnya karena si dia masih belum move on dari mantan atau sebenarnya dia masih punya masalah dengan dirinya sendiri. Terus, kalau kita jadi korban ghosting gimana nih solusinya ? Kan sedih, rasanya kayak mau meninggoy aja deh. Upsss! Jangan gitu dong, kamu berharga ! Coba yuk baca solusi kalau kamu jadi korban ghosting, semoga membantu ya.

PENTINGNYA MEMAHAMI SELF LOVE

Self Love

BACA JUGA: Makna Silaturahmi Online di Tengah Pandemi

Kamu bisa mencoba untuk jangan berharap-harap dan menunggu si dia, karena si dia tidak akan peduli dengan perasaanmu. Akibat yang bisa terjadi kalau kamu menunggu dan berharap sama si dia, kamu malah akan jadi tambah overthinking karena menunggu yang tidak pasti. Selanjutnya, cobalah untuk menerima kenyataan bahwa kalau orang tersebut baik untukmu, maka dia akan berusaha membuat hatimu bahagia. Kalau pada kenyataannya dia cuma bisa bikin kamu sakit hati, udah tau kan jawabannya dia bukanlah yang terbaik. Setelah menyadari bahwa kamu dan dia memang tidak bisa bersama, ayo mulai move on dan sibukkan diri pada kegiatan yang membangun atau lebih tepatnya self love. Maafkan yang telah terjadi dan tetap semangat menjalani kehidupan, seperti lagu “Jangan Menyerah”, hidup adalah anugerah.

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.