free page hit counter

Razia Makeup dan Skincare Membuat Heboh Warganet

Razia Makeup dan Skincare Membuat Heboh Warganet

Contents

Video Razia Makeup dan Skincare

Belum lama ini ramai beredar video razia makeup dan skincare di sekolah menengah. Video tersebut sontak membuat banyak netizen geram. Pasalnya razia tersebut terasa berlebihan. Osis yang dalam hal ini bertindak sebagai petugas razia telah melakukan tindakan diluar batas. Begitu menurut komentar beberapa netizen.

Pemicu geramnya netizen adalah adanya pemusnahan hasil temuan razia makeup dan skincare tersebut. Sebagian dengan cara mengguntingnya. Menurut hemat netizen pun penulis, hal ini sudah kelewat batas.

Sebelumnya tanpa membahas panjang lebar, kita sajikan dulu fakta bahwa skincare itu bukan barang murah. Setidaknya untuk kalangan kebawah. Apalagi yang merk-merk tertentu. Pula skincare itu penting untuk kulit terutama remaja yang sedang dalam tahap merawat diri. Kebutuhan skincare itu penting untuk menunjang kesehatan kulit. Apalagi sekarang banyak banget radikal bebas yang itu bisa menyebabkan berbagai masalah kulit. Kusam adalah salah satunya.

Jadi menurut hemat penulis pula netizen, jika ada anak sekolah menengah sangu atau bawa skincare katakan sun screen atau handbody itu sangat tidak apa-apa.  Sangat manusiawi untuk seseorang merawat diri.

Harusnya sebelum pemunasnahan, ada baiknya cari tahu dulu apakah selama ini skincare yang mereka bawa mengganggu pembelajaran atau tidak. Maksudnya cari tahu dulu, apa iya sepanjang jam pelajaran anak-anak itu justru sibuk mainan skincare. Penulis rasa tidak. Skincare pun ada aturannya kapan pemakaian selanjutnya. Tidak harus setiap jam apalagi menit. Razia Makeup dan Skincare tidak apa, asal tidak ricuh.

Makeup Untuk Mempercantik Tampilan

Lalu bagaimana dengan razia makeup? Sebenarnya sama saja, makeup itu juga ada yang mahal ada pula yang murah. Intinya mah pakai uang untuk membelinya. Bayangkan jika barang yang kamu miliki tiba-tiba hancur secara paksa? Sebenarnya ada alternatif lain kok selain penghancuran.

Lagian, apakah mereka akan memakai makeup itu sepanjang pelajaran? Atau apakah mereka akan dandan menor sepanjang sekolah? Rasanya tidak, mengingat saat ini yang lagi trend adalah makeup no makeup. Justru banyak yang pakai makeup tapi seolah tidak bermakeup. Paling banter paling perona pipi dan bibir, biar wajah lebih cerah tidak pucat. Tujuan makeup itu untuk mempercantik penampilan. Sebelum razia makeup dan skincare, perlu paham dulu tujuannya.

Memahami Skincare dan Makeup Adalah Kebutuhan

Akan jadi problem kalau skincare dan makeup itu masuk tas tapi hanya demi pamer semata. Tapi rasanya tidak demikian. Zaman ini skincare dan makeup masuk dalam kategori kebutuhan. Baik skincare maupun makeup punya kelasnya masing-masing, mulai yang paling murah belasan ribu sampai ratusan ribu bahkan jutaan.
Namun demikian tetap saja butuh uang untuk membelinya. Tidak jarang anak-anak puasa jajan demi dapat skincare atau makeup impian.

Kalau memang sekolah sudah kewalahan dengan perkara skincare dan makeup ini, seharusnya ada kebijakan lain. Tidak perlu sampai menghancurkan barang. Bisa saja skincare atau makeup disita sementara waktu. Boleh ambil jika membawa orangtua/ wali menemui BP.

Bisa juga dengan cara menandatangani surat pernyataan tidak akan sembrono memakai skincare atau makeup di sekolah. Atau dengan cara-cara lain yang sebenarnya bijak. Jangan sampai apa yang kita lakukan justru melukai hati anak-anak yang ingin berkembang. Jika memang skincare dan makeup itu sama sekali tidak mempengaruhi kualitas pembelajaran,  kenapa harus jadi permasalahan?

Lagian melihat anak didik tampak ceria dan antusias itu lebih baik daripada lihat wajah anak didik kusam tanpa ada semangat belajar. Penulis termasuk yang tidak melarang penggunaan skincare dan makeup di sekolah. Selama pemakaian wajar. Penulis juga akan mengingatkan jika ada anak sekolah yang dandan berlebihan bahkan menyaingi pemain jatilan. Mari ciptakan suasana damai di lingkungan sekolah.

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *