Tips Bersepeda di Era New Normal

Tips Bersepeda di Era New Normal

Sumber: klikdokter.com

Segala sesuatu yang terjadi di dunia ini selalu dibarengi dengan dua hal, yaitu positif dan negatif. Entah itu berkaitan dengan peristiwa yang buruk sekalipun, dibalik peristiwa tersebut pasti akan diselipi dengan sisi positif. Meskipun harus kita akui bahwa ketika terjadi peristiwa yang buruk, akan terasa sulit untuk menerima sisi positifnya.

Saat ini, seluruh penjuru dunia sedang mengalami paceklik kesehatan. Seperti yang sudah kita alami beberapa bulan terakhir, hampir setiap hari terdapat korban yang terjangkit virus corona, atau biasa disebut covid-19. Tak dapat dipungkiri bahwa virus ini menjadi sesuatu hal yang harus selalu kita waspadai keberadaannya.  Daya jangkitnya yang tergolong cepat untuk membunuh induknya yang terinfeksi, hanya dibutuhkan waktu kurang lebih sekitar 14 hari untuk menimbulkan korban baru.

Maka dari itu, menjaga kesehatan di tengah kondisi yang tidak menentu seperti sekarang menjadi suatu kewajiban yang harus kita patuhi, hal ini bukan hanya demi diri kita sendiri, akan tetapi juga sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran dari covid-19 tersebut.

Salah satu usaha menjaga kondisi badan agar tetap sehat, adalah berolahraga sepeda. Akhir-akhir ini, di era yang kita sebut dengan new normal, bersepeda menjadi olahraga yang digandrungi oleh masyarakat demi menjaga tubuhnya tetap sehat dan prima. Banyak yang rela meluangkan waktunya demi sekedar keliling-keliling lingkungan sekitar, dengan tujuan selain berolahraga juga sebagai ajang untuk refreshing agar fikiran dan jiwa kembali fresh.

Akan tetapi, dari sekian banyak orang-orang yang bersepeda untuk berolahraga, ada pula beberapa yang bersepeda hanya untuk mengikuti tren yang sedang berkembang. Mereka hanya sekedar ikut-ikutan demi terlihat eksis. Ada juga yang bersepeda dengan berkelompok, tetapi mereka tidak memperhatikan rambu-rambu lalu lintas. Sehinga menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Namun, ada beberapa tips yang bisa kita ikuti, agar rutinitas bersepeda kita selain menyehatkan, juga aman dan nyaman.

  • Pastikan kondisi tubuh sehat

Hal yang pertama apabila kita ingin bersepeda, kita harus bisa memastikan bahwa tubuh kita benar-benar sehat dan kuat untuk diajak mengayuh sepeda. Kita juga harus bisa mengukur kemampuan diri sendiri, sampai sejauh mana kita bisa bersepeda. Jangan sampai kemampuan kita hanya sekian kilometer, tetapi kita memaksakan melebihi batas. Ujung-ujungnya yang awalnya ingin sehat, justru malah kecapekan karena melebihi batas maksimal. Lebih baik dimulai dengan rute pendek, bertahap kemudian dilanjutkan dengan rute yang panjang.

  • Gunakan perlengkapan keselamatan

Dalam hal olahraga apapun, sudah pasti hal yang perlu diperhatikan terlebih dahulu adalah perlengkapan yang digunakan. Perlengkapan yang biasa dipakai untuk bersepeda adalah menggunakan helm, bersepatu, dan menggunakan pakaian yang sekiranya nyaman digunakan. Peralatan di atas tentu saja menjadi perlatan standart yang harus selalu kita patuhi demi menjaga-jaga apabila terjadi hal yang tidak kita inginkan.

  • Gunakan masker

Di tengah situasi dan kondisi pandemi sedang merebak seperti sekarang ini, mengenakan masker setiap beraktifitas merupakan salah satu kewajiban agar bisa mengurangi penyebaran dari covid-19. Begitu juga apabila ingin bersepeda, maka dianjurkan untuk tidak lupa mengenakan masker.

  • Perhatikan rambu lalu lintas

Memperhatikan rambu lalu lintas juga merupakan salah satu yang harus selalu kita perhatikan, agar tidak menimbulkan keributan di jalan raya. Sudah banyak kita lihat di media sosial ataupun di berita-berita online ada pesepeda yang terkena insiden dengan pengguna jalan raya lainnya, bahkan sampai menimbulkan korban luka. Jika kita bisa mematuhi rambu lalu lintas, maka insiden semacam itu bisa kita hindari. Selain berguna untuk diri sendiri, juga berguna bagi pengguna jalan raya lainnya.

  • Patuhi protokol kesehatan

Mematuhi protokol kesehatan yang dimaksud adalah selain menggunakan peralatan yang dianjurkan seperti masker, kita juga harus tetap mengurangi interaksi sosial dengan orang lain, harus menjaga jarak dengan pesepeda lainnya. Berolah raga tetap jalan, tetapi social distancing juga tetap kita patuhi.

Nah, tips di atas bisa kita aplikasikan bareng-bareng dengan teman-teman pesepeda lainnya. Jangan sampai kita berniat menyehatkan dan menyegarkan badan, justru malah terkena sebaran covid-19 dari pesepeda lainnya yang belum tentu sehat wal afiat seperti biasanya. Maka dari itu, waspada dan berjaga-jaga itu penting daripada bersikap acuh dan meremehkan dari wabah ini. Tetap jaga kesehatan, patuhi protokol kesehatan. Semoga kondisi ini lekas pulih seperti sedia kala.

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.